Distorsi dan Sabda: Malam PembakarSalon di Bajawa Flores

Malam itu, Minggu, 15 Februari 2026, udara Pamulang terasa sedikit lebih gerah dari biasanya, namun bagi Dijee, suhu udara bukan masalah. Sebagai salah satu anggota di komunitas PembakarSalon, ia sudah terbiasa dengan panasnya energi moshpit baik itu di dunia virtual maupun nyata.


Sambil membenahi jaketnya, Dijee melangkah masuk ke area Bajawa Flores Pamulang. Malam ini bukan sekadar konser biasa; ini adalah JUARA VIBES, sebuah pertemuan sakral antara distorsi cepat ala The Jansen dan lirik-lirik "ajaib" dari Jason Ranti.

Atmosfer di Pamulang

Begitu sampai di lokasi, Dijee disambut oleh kerumunan yang heterogen. Ada anak-anak punk dengan kaos band lokal, hingga para pencinta folk yang siap "bersabda" bersama Jejeng (sapaan akrab Jason Ranti).

Sebagai orang yang biasa mengurus event virtual di Roblox, Dijee tidak bisa berhenti membandingkan detail visual di depannya:





Saat lampu meredup, The Jansen naik ke panggung dengan tempo yang langsung memacu adrenalin. Dijee merasa seperti sedang berada di dalam salah satu room virtual PembakarSalon, namun kali ini ia bisa merasakan getaran bass-nya langsung di dada.

Puncaknya adalah ketika Jason Ranti muncul. Kolaborasi ini terasa kontradiktif namun sempurna seperti menaruh puisi di tengah-tengah tawuran. Dijee berdiri di tengah kerumunan, sesekali merekam momen untuk dibagikan ke teman-teman komunitasnya yang tidak sempat hadir secara fisik. Ia berpikir, "Vibe kolaborasi seperti inilah yang harus dibawa ke acara virtual.


Menjelang tengah malam, acara berakhir. Dijee melangkah keluar dari Bajawa dengan telinga yang sedikit berdenging dan kaos yang basah oleh keringat. Di bawah langit Tangerang Selatan, ia membuka ponselnya, mengetik sebuah pesan singkat di grup internal PembakarSalon:


"Baru balik dari Juara Vibes. Jason Ranti x The Jansen pecah! Siap-siap, besok kita bikin yang lebih liar di moshpit virtual!"



Malam itu, Dijee pulang bukan hanya membawa kenangan, tapi juga amunisi baru untuk terus membakar semangat musik alternatif di mana pun ia berada.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berikan Dukungan Anda.

​Origin Fest 2026 — Catatan Satu Hari yang Panas, Capek, dan Berisik

Distorsi di Tanah Kuantan