Tampilkan postingan dengan label Distorsi Dimensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Distorsi Dimensi. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juli 2026

Action Rule

Realitas yang kita kenal sedang bergeser, dan frekuensi baru siap dihentakkan. Resmi diumumkan hari ini, Action Rule secara sah bersinergi dan berkolaborasi bersama Pembakar Salon dalam proyek kolektif bertajuk Distorsi Dimensi.

Ini bukan sekadar kolaborasi biasa. Ini adalah peleburan dua kekuatan kreatif yang siap mendobrak batas, merobek sekat ruang, dan membawa kalian semua masuk ke dalam pusaran musik virtual yang lebih liar, bising, dan imersif. Ketika distorsi bertemu dengan pergerakan, maka realitas virtual tidak akan pernah sama lagi.


Bersiaplah untuk melintasi batas frekuensi yang belum pernah terjamah sebelumnya. Amankan posisi kalian, pasang perangkat terbaikmu, dan bersiaplah menyambut gelombang pertama.


Akun Resmi Action Rule :

https://www.instagram.com/action_rule_punk?igsh=dnU4a2pwMTZyNGow

Jumat, 29 Mei 2026

The Jebloks

Kabar besar untuk seluruh lini massa! 

Kolektif PembakarSalon dengan bangga dan penuh distorsi mengumumkan bahwa unit rock alternatif kebanggaan, The Jeblogs, resmi merapat dan siap membakar panggung virtual kita!

Sinergi ini bukan cuma soal kolaborasi musik, tapi tentang menjaga api pergerakan mandiri tetap menyala. Bersama The Jeblogs, kita bakal melipatgandakan energi, merayakan kebebasan berkreasi, dan ugal-ugalan bareng di ruang virtual yang kita bangun sama-sama ini.

Siapkan amunisi kalian, kencangkan koneksi, dan tunggu kejutan liar yang sedang kami racik di balik layar.

The Jeblogs menjadi salah satu nama yang paling diperbincangkan dalam kancah musik independen tanah air. Mengusung energi rock yang mentah dan apa adanya, unit asal Jawa Tengah ini berhasil menembus panggung-panggung besar nasional tanpa kehilangan identitas akar rumput mereka.

Berikut adalah ulasan lengkap mengenai sejarah, karakteristik musik, dan diskografi dari The Jeblogs.

Perjalanan The Jeblogs dimulai pada tahun 2016 di Desa Jeblog, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Band ini awalnya dibentuk oleh sekumpulan pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Galur Manggala untuk memeriahkan acara panggung agustusan di desa mereka.

Nama band ini diambil langsung dari nama desa asal mereka. Format awal pengerjaan musik mereka pun sangat swadaya. Pada pembuatan album mini pertama, mereka memanfaatkan ruang balai desa setempat dan mikrofon desa untuk merekam vokal serta instrumen.

Saat ini, The Jeblogs diperkuat oleh formasi lima personel:

 1. Amir M pada vokal

 2. Valentino Mahoni pada gitar

 3. Febrianto Prima pada gitar

 4. Ryan Ramadhan pada bass

 5. Dani Ardian pada drum

Secara musikal, The Jeblogs bergerak di dalam spektrum musik rock yang cukup luas. Mereka menggabungkan energi punk rock dengan alternatif rock yang bising namun tetap ramah di telinga pendengar.

Benang merah dari seluruh karya mereka terletak pada penulisan lirik. Mereka berfokus pada dinamika kehidupan anak muda, keresahan kelas pekerja, kejujuran di tongkrongan, hingga penerimaan terhadap kegagalan hidup. Gaya bahasa yang digunakan sangat lugas, jauh dari metafora yang rumit, sehingga terasa dekat dengan realitas sehari-hari para pendengarnya.

Sejak awal terbentuk, The Jeblogs konsisten menelurkan karya yang mendapat respons tinggi di berbagai platform digital dan panggung fisik:

 1. The Jeblogs EP (2018): Album mini perdana yang dirilis secara mandiri melalui SoundCloud, YouTube, dan format fisik cakram padat. Rilisan fisik album ini terjual habis dalam waktu singkat.

 2. Bonjour (2020): Singel bertenaga yang merepresentasikan semangat pagi hari yang berisik untuk membakar energi pendengar.

 3. Atas Nama (2022): Sebuah lagu yang merayakan masa muda, ambisi, keberanian melakukan kesalahan, serta proses jatuh bangun mencari jati diri.

 4. Bersandarlah (2023): Rilisan singel yang membahas tentang solidaritas serta ruang aman bagi lingkaran pertemanan atau keluarga yang sedang menghadapi beratnya dunia. Lagu ini menjadi salah satu trek mereka yang paling banyak didengarkan di platform digital.

 5. Sambutlah (2023): Album penuh pertama mereka yang memuat delapan lagu dengan narasi hiruk pikuk masa muda. Salah satu trek andalannya, Track 8, sukses menarik jutaan pendengar berkat liriknya yang menyentuh sisi emosional tentang keberanian melangkah maju.

 6. Sekian, Terima Kasih / Sebat Dulu (2025/2026): Pergerakan terbaru mereka yang ditandai dengan perilisan video musik resmi dan performa panggung yang kian matang.

The Jeblogs membuktikan bahwa karya yang lahir dari pinggiran kota mampu berbicara banyak di level nasional. Estetika penampilan panggung mereka yang lepas, interaktif, dan penuh energi membuat mereka kerap diundang ke berbagai festival musik besar, seperti GembiraFest, The Sounds Project, hingga berbagai pertunjukan kolektif di berbagai kota di Indonesia.

Kehadiran mereka menegaskan sebuah pesan bahwa musik rock yang jujur dan lahir dari kebersamaan komunitas kecil akan selalu menemukan pendengarnya sendiri.


Akun Instagram The Jebloks :

https://www.instagram.com/thejeblogs?igsh=enVjemx1ZzExdXZ3

Senin, 25 Mei 2026

Kelompok Penerbang Roket

Pembakar Salon dengan bangga mengumumkan kolaborasi eksklusif bersama “Kelompok Penerbang Roket” dalam program Distorsi Dimensi. 

Nantikan penampilan spesial yang memadukan energi murni dan pengalaman virtual yang intens.


Dalam lanskap musik independen Indonesia, nama Kelompok Penerbang Roket (KPR) bukan lagi sekadar nama sebuah band. Trio heavy rock asal Jakarta ini adalah sebuah anomali sekaligus juru selamat bagi era yang sempat kering akan distorsi rock klasik yang murni, ugal-ugalan, dan tanpa basa-basi. Dibentuk pada tahun 2011, KPR sukses mereklamasi takhta musik rock Indonesia era 70-an untuk disuntikkan ke nadi generasi modern.

Pilihan nama ini sekaligus menjadi pernyataan cetak biru musikal mereka sebuah perjalanan sonik yang bising, meluncur cepat, dan berbahaya bak roket.

Band ini digerakkan oleh tiga poros utama yang tidak pernah berubah sejak awal terbentuk:

1. John Paul Patton (Coki): Vokal Utama dan Bass

2. Rey Marshall: Gitar dan Vokal Latar

3. I Gusti Vikranta (Viki): Drum dan Vokal Latar

Kekuatan utama KPR terletak pada format trio mereka. Tanpa adanya instrumen pemanis seperti kibor atau synthesizer dominan pada lagu-lagu awal mereka, KPR bertumpu pada aransemen yang padat dan presisi.

- Cabikan Bass Coki tidak hanya mengisi frekuensi rendah, melainkan bertindak sebagai melodi pendorong yang agresif.

- Riff Gitar Rey dipenuhi dengan eksplorasi fuzz, wah-wah, dan pengaruh kuat dari acid rock serta psychedelic rock era 70-an.

- Gebukan Drum Viki menjadi jangkar sekaligus mesin pendorong yang liar, penuh dengan sinkopasi yang tak tertebak namun tetap melaju konstan.

Secara musikal, DNA mereka terikat kuat pada raksasa dunia seperti Led Zeppelin, Black Sabbath, dan Deep Purple, yang kemudian dilebur dengan kelokalan band maestro tanah air seperti AKA, God Bless, dan Panbers.

Sejak kemunculannya, KPR konsisten merilis karya-karya yang meninggalkan cetak biru tebal di industri musik:

1. Teriakan Bocah (2015) - Pintu Gerbang Keberandalan

Album debut ini langsung menghentak publik. Lagu-lagu seperti "Anjing Jalanan", "Mati Muda", dan "Target Operasi" menjadi himne bagi kalangan arus bawah dan pencinta musik independen. Album ini berhasil menangkap energi mentah panggung ke dalam rekaman studio.

2. HAAI (2015) - Penghormatan kepada Panbers

Hanya berselang singkat, KPR merilis album berisi interpretasi ulang lagu-lagu milik Panbers. Proyek ini membuktikan bahwa KPR mampu menghormati sejarah musik Indonesia tanpa kehilangan identitas mereka yang bising dan agresif.

3. Galaksi Palapa (2018) - Eksplorasi Ruang Angkasa

KPR keluar dari zona nyaman dengan merilis EP konseptual instrumental. Di sini, pengaruh space rock dan psychedelic lebih mendominasi, membuktikan kelenturan musikalitas mereka di luar pakem rock konvensional.

4. Aksioma (2023) - Sinergi Dua Era

Kolaborasi penuh energi dengan Eka Annash (vokalis The Brandals) yang melahirkan dimensi baru dalam penulisan lirik yang lebih politis dan teatrikal.

5. Kabur (2026) - Era Mandiri dan Kedewasaan

Memasuki tahun 2026, setelah sebelumnya melepas single "Tigor" pada akhir tahun lalu, KPR merilis single terbaru bertajuk "Kabur" di bawah label mandiri mereka, PLP. Ditulis oleh Viki, lagu ini menandai fase kedewasaan KPR. "Kabur" menjadi sebuah katarsis dari peliknya realitas hidup, menawarkan dinamika musik yang lebih segar namun tetap mempertahankan distorsi khas Kelompok Penerbang Roket.

Di tengah gempuran tren musik pop elektronik dan folk senja, Kelompok Penerbang Roket tetap kokoh berdiri sebagai benteng pertahanan musik rock di Indonesia. Eksistensi mereka adalah bukti otentik bahwa rock sejati tidak pernah mati, ia hanya menunggu waktu untuk dilesatkan kembali ke udara, dan Kelompok Penerbang Roket adalah pilot terbaik untuk misi tersebut.


Akun Instagram, tiktok dan YT KPR :

https://www.instagram.com/penerbangroket?igsh=dXhjdHMzbXM1dHEy

https://www.tiktok.com/@penerbangroketofficial?_r=1&_t=ZS-96fAntzbiHo

https://www.youtube.com/@kelompokpenerbangroket

Minggu, 17 Mei 2026

Superglad

🔥 Peringatan distorsi! 🔥 

Panggung musik alternatif virtual kita akan semakin memanas. Pembakar Salon resmi berkolaborasi dengan Superglad untuk mengguncang kalian semua dalam program epik Distorsi Dimensi. Siapkan amunisi kalian dan mari bersenang-senang tanpa batas ruang!

Superglad adalah salah satu pilar penting dalam kancah punk rock dan alternative rock Indonesia yang terbentuk di Jakarta pada tahun 2003. Mereka dikenal berhasil membawa energi punk yang mentah namun tetap memiliki hook melodis yang kuat dan mudah diingat. Sepanjang perjalanannya, Superglad telah melahirkan banyak karya yang menjadi anthem wajib di berbagai panggung musik independen tanah air.


1. "Peri Kecil" – Lagu wajib yang memadukan sisi emosional kuat dengan distorsi khas.

2. "Hanya Manusia" – Trek jujur dengan lirik yang sangat relatable mengenai realita kehidupan sehari-hari.

3. "Satu" – Lagu energetik yang membawa semangat kebersamaan dan selalu sukses memicu sing-along di moshpit.

4. "Berandalan Ibu Kota" – Lagu lawas yang memotret dinamika dan realita jalanan Jakarta dengan gaya khas mereka.

Musik Superglad dicirikan oleh kombinasi lirik yang lugas, tempo yang bertenaga, serta aransemen gitar yang tebal namun tetap catchy. Meskipun sempat melewati berbagai pasang surut, dinamika skena, dan pergantian personel, Superglad tetap mempertahankan posisi mereka sebagai salah satu nama legendaris yang dihormati di ranah musik alternatif Indonesia.


AKUN INSTAGRAM SUPERGLAD :

https://www.instagram.com/superglad_band?igsh=NWtxbWpqM21temcy

Minggu, 10 Mei 2026

Nothing Hero

Kabar gembira untuk para penikmat distorsi! Kami dengan bangga mengumumkan kolaborasi spesial.

🔥PembakarSalon x NothingHero🔥

Kami siap menghadirkan pengalaman acara musik alternatif virtual yang lebih berani dan tak terlupakan. 


Di tengah hiruk-pikuk arus utama musik Jakarta, ada satu nama yang konsisten menjaga api punk tetap menyala dari Jakarta Utara, Nothing Hero. Berawal dari kawasan yang akrab disebut "Block A-narchy" di Sunter, band ini bukan sekadar sekumpulan musisi, melainkan representasi dari semangat independen yang enggan tunduk pada zaman.

Mengusung genre melodic punk, Nothing Hero yang kini diperkuat oleh Reno Farid (Gitar/Vokal), Kubay Error (Bass), Cpx (Gitar), dan Imam (Drum) berhasil meramu musik yang bertenaga namun tetap memiliki hook yang enak di telinga. Lagu-lagu seperti Muak dan Mari Bersulang menjadi bukti bagaimana mereka mampu menangkap keresahan sekaligus semangat persaudaraan dalam lirik-liriknya.

Salah satu kolaborasi yang paling ikonik adalah lagu Panjang Umur Kawan yang dibawakan bersama Lawless Disasters. Lagu ini seolah menjadi lagu wajib yang merayakan solidaritas antar kawan di skena musik arus bawah.

Yang membuat Nothing Hero istimewa adalah fleksibilitas mereka. Di saat banyak band terpaku pada panggung konvensional, mereka berani merambah ranah virtual. Partisipasi mereka dalam berbagai konser alternatif virtual menunjukkan bahwa bagi Nothing Hero, esensi dari sebuah pertunjukan adalah koneksi dengan pendengar, baik itu di bar yang penuh sesak maupun di ruang digital.

Baru-baru ini, mereka juga membuktikan eksistensinya dengan tampil di acara Ngabuburock pada Maret 2026, mempertegas posisi mereka sebagai unit yang aktif bergerak di lapangan.

Nothing Hero adalah contoh nyata dari semangat Do It Yourself (DIY). Mereka bergerak secara mandiri, membangun jaringan dengan sesama band, dan selalu terbuka untuk kolaborasi yang mengusung nilai solidaritas. Lewat karya seperti Menjaga Bumi, mereka juga menunjukkan bahwa punk tidak hanya soal teriakan, tapi juga tentang kepedulian terhadap isu yang lebih besar.

Bagi siapa pun yang merindukan dentuman drum cepat, raungan gitar yang melodius, dan semangat yang jujur, Nothing Hero adalah jawaban bahwa punk rock di Jakarta masih jauh dari kata usai.


Media Sosial Resmi Nothing Hero:

https://www.instagram.com/nothinghero.official/

https://open.spotify.com/artist/1x66oohCoiQt8xikrPug04

https://www.youtube.com/@nothinghero.official

Minggu, 03 Mei 2026

Crewsakan

Hari ini, kami dengan bangga mengumumkan titik temu dari dua arus besar dalam kancah alternatif. Crewsakan secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PembakarSalon, sebuah kolektif yang telah lama konsisten merawat ruang virtual dan subkultur digital.

Kolaborasi ini lahir bukan sekadar untuk mengejar estetika, melainkan sebagai bentuk manifestasi dari visi yang sama menjaga api perlawanan tetap menyala, baik di dunia nyata maupun di ruang-ruang digital yang kita tempati. Kami percaya bahwa sinergi antara distorsi suara dan kreativitas tanpa batas dapat menciptakan dampak yang lebih luas bagi komunitas.

Di tengah riuhnya denyut nadi musik underground Tanah Air, nama Crewsakan berdiri sebagai salah satu representasi murni dari semangat punk rock lokal. Lahir dan besar di kancah independen Jakarta, band ini lebih dari sekadar sekumpulan musisi dengan distorsi gitar yang bising mereka adalah corong suara jalanan yang memotret realitas sosial dengan lugas dan tanpa kompromi.

Crewsakan terbentuk pada tahun 2009 tepatnya di Rajawali Timur II Jakarta Selatan, dengan lagu ikonik nya “Kalibata Punk”. Masa di mana skena musik underground di Indonesia sedang mengalami eskalasi yang masif. Musik punk pada saat itu bukan hanya menjadi bentuk ekspresi seni, melainkan sebuah wadah pelarian, identitas, dan ruang aman bagi anak muda, khususnya kelas pekerja.

Band ini merintis perjalanannya dari akar rumput bermain dari panggung ke panggung kecil, gig kolektif, hingga acara komunitas yang intim. Dari pendistribusian karya secara independen hingga pergerakan kolektif, Crewsakan membangun basis penggemar yang solid melalui jaringan pertemanan murni di skena bawah tanah.

Secara musikalitas, Crewsakan mengusung fondasi punk rock klasik tempo yang cepat, riff gitar yang mentah (raw), ketukan drum yang agresif, dan vokal yang disuarakan dengan penuh energi. Gaya musik ini dirancang secara natural untuk memicu moshpit dan stage diving, menciptakan atmosfer yang liar namun penuh kebersamaan di setiap penampilan langsung (live) mereka.

Kekuatan utama Crewsakan juga bertumpu pada lirik-lirik yang mereka tulis. Mereka tidak segan membicarakan hal-hal yang sering diabaikan oleh masyarakat luas. Beberapa tema sentral yang sering diangkat dalam lagu-lagu mereka meliputi:

Kritik Sosial dan Politik: Menyuarakan ketidakadilan, ketimpangan ekonomi, kebobrokan sistem, dan represi dari pihak-pihak yang berkuasa.

Realitas Jalanan: Memotret dengan jujur realitas keras kehidupan anak muda di pinggiran kota dan perjuangan bertahan hidup di tengah kerasnya ibu kota.

Solidaritas Komunitas: Mengingatkan pentingnya persatuan, kesetaraan, dan rasa hormat di dalam komunitas punk itu sendiri.

Eksistensi Crewsakan membuktikan bahwa musik punk di Indonesia memiliki napas yang sangat panjang dan relevansi yang tidak pernah pudar. Mereka telah menginspirasi banyak band punk dan hardcore generasi berikutnya untuk tetap independen dan tidak takut menyuarakan keresahan.


Di era di mana industri musik arus utama (mainstream) bergerak dengan pola komersial yang seragam, Crewsakan tetap setia berdiri di jalurnya. Mereka tetap dihormati dalam berbagai perhelatan musik underground, menjadi anthem bagi mereka yang merasa terpinggirkan, dan membuktikan bahwa distorsi jalanan akan selalu menemukan medium untuk menggema.


Akun instagram resmi Crewsakan:

https://www.instagram.com/crewsakanofficial?igsh=cTFjOTFudXd4aGt4

Sabtu, 02 Mei 2026

Pourriture

Ada keindahan di balik kerusakan, dan ada harmoni dalam distorsi. Kami dengan bangga mengumumkan bahwa unit eksplorasi audio, Pourriture, akan segera mengambil alih kendali frekuensi di panggung virtual Pembakarsalon.

Bergabungnya Pourriture bukan sekadar penambahan daftar penampil, melainkan sebuah undangan untuk menyelami sisi gelap dari estetika digital. Persiapkan diri Anda untuk sebuah pertunjukan yang akan mengaburkan batas antara kehancuran visual dan intensitas suara. Di ruang virtual ini, kita tidak hanya menonton kita masuk ke dalam ekosistem yang mereka ciptakan. Pantau terus kanal kami agar tidak tertinggal jadwal transmisinya.


Sejak berdiri tahun 2011, Pourriture konsisten di jalur Brutal Death Metal. Namun, yang membedakan mereka dari banyak band sejenis adalah keberanian mereka untuk tidak hanya berkutat pada tema gore atau mistis, melainkan lebih ke arah realitas sosial yang kelam.

Musik mereka dicirikan oleh:

Riff Gitar yang "Rapat": Permainan gitar yang teknikal namun tetap memiliki alur yang bisa dinikmati untuk moshing.

Blast Beat Eksplosif: Dentuman drum yang sangat cepat dan presisi menjadi motor utama intensitas musik mereka.

Vokal Gutural: Karakter vokal yang berat namun tetap memiliki artikulasi yang bisa dirasakan emosinya, terutama saat meneriakkan kritik-kritik sosial.


Album ini menjadi tonggak penting dalam sejarah band. Dirilis oleh Brutal Mind, salah satu label death metal paling disegani secara internasional yang berbasis di Jakarta, album ini menunjukkan kedewasaan mereka.

Tema Konseptual: Nama albumnya saja sudah menyiratkan kritik terhadap sistem. "Asap Hitam" bisa diartikan sebagai polusi hasil industri atau dampak gelap dari kebijakan penguasa, sementara "Konsorsium" merujuk pada persekutuan elit.

Kolaborasi Strategis: Kehadiran tokoh-tokoh skena seperti Amenk (ex-Disinfected/Alone at Last) dan Hardy (Nyanknyank/Taring) memberikan warna vokal yang lebih variatif dan mempertegas posisi Pourriture di tengah komunitas musik keras Bandung.


Salah satu alasan mengapa Pourriture memiliki basis massa yang loyal adalah karena kedekatan mereka dengan audiensnya. Mereka sering terlibat dalam acara-acara yang mengusung semangat mandiri dan kolektif.

Lirik sebagai Senjata: Lagu-lagu seperti "Serdadu Merah Hitam" atau "Sirkus Kapital" bukan sekadar judul keren. Liriknya sering kali membicarakan perlawanan kelas, ketidakadilan, dan kondisi masyarakat bawah.

Aksi Panggung: Pertunjukan live mereka dikenal sangat energetik. Mereka tidak hanya sekadar bermain musik, tapi juga membangun atmosfer solidaritas di dalam moshpit.


Dengan kualitas produksi rekaman yang setara dengan standar internasional, Pourriture menjadi salah satu wakil Indonesia yang membuktikan bahwa band lokal mampu bersaing di panggung dunia. Bergabungnya mereka dengan Brutal Mind secara otomatis membawa musik mereka didengar oleh kolektor musik ekstrem di Eropa, Amerika, hingga Jepang.



Akun Instagram resmi Pourriture:

https://www.instagram.com/pourrituredm?igsh=dTJjNTkzaHFweHJ3

Jumat, 01 Mei 2026

Superiots

Pembakarsalon kembali membawa bara dengan kolaborasi paling beringas tahun ini

🔥 PEMBAKARSALON x SUPERIOTS 🔥

Frekuensi digital kalian akan diacak-acak. Superiots siap membakar layar dengan energi punk rock murni, lirik tajam kelas pekerja, dan semangat perlawanan tanpa basa-basi. Ini bukan sekadar gig virtual biasa ini adalah invasi distorsi yang dikirim langsung ke ruang tamu kalian.

Kosongkan area, siapkan moshpit digital di depan layar, pastikan koneksi internet kalian siap tempur, dan mari rayakan kebebasan!

Detail jam tayang dan titik kumpul virtual akan segera dirilis. Tetap liar dan pantau terus radar kami!


Superiots bukan sekadar nama band, melainkan representasi dari daya tahan musik independen di Indonesia, khususnya di wilayah Bogor yang dikenal memiliki kancah underground yang sangat produktif. Sejak kemunculannya di akhir 2000-an, mereka berhasil membangun identitas yang kuat di antara hingar-bingar musik street punk dan melodic punk.


Terbentuk sekitar tahun 2009, nama "Superiots" merupakan gabungan dari kata Super dan Riots (kerusuhan/kekacauan). Secara filosofis, ini menggambarkan energi yang besar untuk menyuarakan keresahan melalui cara yang "super" bukan sekadar membuat kebisingan, tapi memberikan pesan yang tajam dan berdampak. Bonce (vokal/gitar) menjadi sosok sentral yang menjaga konsistensi band ini selama lebih dari satu dekade.


Salah satu alasan mengapa Superiots tetap relevan adalah kemampuan mereka menyeimbangkan antara agresi dan melodi.

Musikalitas: Mereka sering menggabungkan tempo cepat punk rock dengan struktur lagu yang lebih tertata. Pengaruh melodic punk membuat lagu-lagu mereka mudah diingat (catchy) tanpa menghilangkan esensi "kasar" khas musik jalanan.

Tema Lirik: Lirik Superiots dikenal sangat jujur. Mereka tidak hanya berteriak tentang politik makro, tetapi juga tentang mikro-politik kehidupan: pengkhianatan teman, perjuangan kelas pekerja, hingga kebanggaan terhadap komunitas. Lagu seperti "Kisah Masa Lalu" atau "Bangsat" menjadi representasi dari emosi mentah yang dirasakan banyak pemuda di kancah independen.


Superiots adalah contoh nyata dari keberhasilan jalur DIY. Mereka mengelola produksi rekaman, distribusi merchandise, hingga pengaturan jadwal tur secara mandiri.

Kawan Superiots: Basis penggemar mereka sangat organik. Di setiap kota yang mereka datangi, komunitas lokal selalu menyambut dengan antusiasme tinggi. Hubungan antara band dan pendengar ini lebih mirip sebuah persaudaraan daripada sekadar hubungan artis dan fans.

Eksistensi di Bogor: Sebagai band asal "Rain City", mereka turut membesarkan ekosistem musik Bogor agar tetap diperhitungkan di level nasional, bersanding dengan band-band besar dari Bandung atau Jakarta.


Bagi para pegiat komunitas dan kolektif musik, Superiots sering dijadikan referensi dalam hal integritas. Mereka membuktikan bahwa band punk bisa bertahan lama tanpa harus berkompromi dengan industri arus utama. Semangat mereka dalam mendokumentasikan keresahan sosial lewat lirik-lirik yang lugas sangat sejalan dengan etos musik perlawanan yang mengedepankan solidaritas.

NTRL


Kami punya kabar luar biasa yang sudah tidak sabar untuk segera dibongkar. Setelah berbagai persiapan matang di balik layar, PembakarSalon akhirnya resmi mengumumkan kolaborasi paling epik tahun ini dengan raksasa alternative/punk rock tanah air NTRL!

Sebagai ruang perayaan musik alternatif virtual, misi kami di PembakarSalon selalu jelas membawa energi panggung yang mentah, liar, dan tanpa filter langsung menembus layar kalian.

Kali ini, kami memutuskan untuk menaikkan levelnya hingga ke titik maksimal. Tentu saja, tidak ada yang lebih pantas untuk menggetarkan panggung digital kita selain Bagus, Coki, dan Eno.


Membahas NTRL memang tidak cukup dalam satu paragraf, karena mereka adalah definisi nyata dari "relevansi" di skena musik Indonesia. Konsistensi mereka selama lebih dari tiga dekade adalah bukti bahwa energi punk rock dan alternative tidak punya tanggal kedaluwarsa.


Dari era awal 90-an saat masih menggunakan nama Netral dengan formasi legendaris (Bagus, Miten, Bimo), mereka sudah membawa napas grunge dan alternative yang sangat mentah. Namun, transisi ke formasi Bagus, Coki, dan Eno membawa perubahan besar:

Ketukan Eno: Permainan drum Eno yang teknis namun sangat "meledak" memberi fondasi baru yang lebih modern dan cepat.

Riff Coki: Coki Bollemeyer menyuntikkan nuansa rock yang lebih solid, presisi, dan kaya akan distorsi yang tebal namun tetap catchy.

Vokal Bagus: Karakter vokal Bagus yang uni setengah bernyanyi, setengah meneriakkan narasi menjadi identitas yang tidak bisa ditiru.


Hampir di setiap album, mereka berhasil melahirkan lagu yang menjadi "lagu wajib" di berbagai kalangan:

Era Brutal: Lagu seperti Wa...lah dan Nurani mewakili kegelisahan dan keceriaan yang absurd.

Era Mainstream Rock: Pertempuran Hati dan Terbang Tenggelam menunjukkan sisi melodi yang kuat tanpa menghilangkan kegarangan mereka.

Era Nasionalisme: Garuda di Dadaku bukan sekadar lagu, tapi sudah menjadi hymne nasional di stadion-stadion olahraga.


Meski mereka adalah band besar, NTRL sering kali mempertahankan semangat independen. Mereka tidak ragu bereksperimen, mengganti nama menjadi NTRL sebagai simbol lembaran baru, dan tetap rajin turun ke panggung-panggung komunitas maupun festival besar. Semangat "dari kita untuk kita" sangat terasa dalam interaksi mereka dengan fans.


Akun instagram resmi NTRL:

https://www.instagram.com/ntrl.official?igsh=aDA2ZTJicGVybHg4

Kamis, 30 April 2026

Garputala

Siapkan avatar dan nyalakan speaker kalian maksimal! 

PembakarSalon resmi berkolaborasi dengan Garputala untuk mengguncang skena musik alternatif virtual. Bersiaplah untuk menyelaraskan frekuensi di dimensi digital.

Garputala adalah salah satu band punk rock asal Indonesia yang telah eksis sejak dibentuk pada tahun 1996. Sepanjang perjalanan kariernya, mereka dikenal konsisten di jalur independen dan musiknya berevolusi dengan memadukan unsur punk rock dan thrash punk.


Berikut adalah beberapa informasi mengenai band Garputala:

• Gaya Musik dan Pengaruh: Sejak awal terbentuk, mereka membawakan irama punk rock yang cepat dan agresif. Karakter musik Garputala banyak terinspirasi oleh band-band cadas legendaris, seperti Total Chaos, The Exploited, Chaos UK, GBH, hingga band-band metal dan thrash seperti Metallica, Sepultura, dan Slayer.

Personel:

Seperti banyak band underground lainnya, Garputala sempat mengalami beberapa kali pergantian personel. Salah satu formasi inti mereka digawangi oleh:

• Eday (Vokal)

• Ridwan (Gitar Ritme)

• Zaki (Bass)

• Reza (Drum)

• Diskografi:

Garputala cukup produktif dalam merilis karya, baik berupa album penuh maupun berpartisipasi dalam album kompilasi komunitas underground. Beberapa rilisan mereka antara lain:


• Kompilasi Voice Of War (1998, dirilis oleh Against Records)

• Punks Look at Human Right (Album, 1999, dirilis oleh Against Records)

• Kompilasi Hegemoni & Revolution (2000, dirilis oleh Against Records)

• Perang Pikiran (Album, 2002, dirilis oleh Against Records)

• Kompilasi Mari Bung Bangkit Kembali (2004)

• Ego Bertahta (Album, 2014)


Garputala dikenal sebagai band yang besar dan berkembang dari panggung ke panggung. Mereka telah banyak menjajaki berbagai acara musik underground, pentas seni (pensi), hingga festival-festival musik, khususnya di wilayah pulau Jawa.


Akun instagram resmi Garputala:

https://www.instagram.com/garputala_punk?igsh=czNjMzB3MzE3eXZo

Selasa, 28 April 2026

Dupa7pm

Kali ini PembakarSalon resmi merangkul unit Crusty/Hardcore Punk asal 2025 DUPA7pm. Lahir dari keresahan terhadap sekat-sekat senioritas, mereka datang membawa distorsi kasar dan semangat Swedish Hardcore yang siap menghantam telinga.

Dupa7pm ini bisa dikatakan bukan sebagai band tapi lebih tepatnya sebagai keluarga Nama dupa dicetus oleh afin. Band ini Tarbentuk di tahun 2025 tepatnya selepas kami melihat Acara giggs kolektif lokal " Lepas landas" jadi timbul keinginan kami untuk berkarya dan membentuk band untuk menyuarakan suara yg selama ini kami pendam .

Band ini di pungawai oleh titha ashanti sebagai vocalist afin penjaga rhytme dan lead serta mikha sebagai bassist.


Dupa7pm mengusung musik bergenre Crusty/hardcore punk. dengan beat cepat ala ala Swedish Hacdrore punk. dengan personel berbeda latar beakang musiknya Band ini Ter influence oleh Fugazi, Oxymorron, The Stooges dan Lokal seperti AntyPhaty, dan Milisi Kecoa.


"Single pertama kami berjudul " senioritas bangsat" ini karena keresahan kami terhadap senior2 yg terus mendominasi di setiap giggs atau scene didaerah kami. Insya allah secepatnya kami akan mengeluarkan EP berisi 4 lagu mohon doa dan , dukungan teman semua. Salam hormat respect dari kami untuk teman2 semua.


Dibawah ini adalah laman akun resmi Dupa7mp:

https://www.instagram.com/dupa7pm?igsh=N2l0bWlxejR4djZ6

BongaBonga

Dua kekuatan kreatif di kancah hiburan modern, PembakarSalon dan BongaBonga, secara resmi mengumumkan kolaborasi perdana mereka. Proyek ini menjanjikan sebuah peleburan unik antara estetika musik alternatif virtual dengan energi pesta yang eksplosif.

PembakarSalon, yang dikenal sebagai pionir wadah musik alternatif virtual, akan bersinergi dengan BongaBonga, kolektif yang selama ini merajai lantai dansa melalui kurasi musiknya yang eklektik dan penuh keriuhan.

Kolaborasi ini bertujuan untuk mendobrak batasan antara pengalaman konser digital dan interaksi langsung, menciptakan sebuah ruang di mana audiens dapat menikmati sajian musik anti-mainstream dengan atmosfer perayaan yang intim.

Kolaborasi ini bukan sekadar pertemuan dua nama, melainkan upaya kami untuk mendefinisikan ulang bagaimana musik alternatif dinikmati di era digital. Kami ingin membawa 'keringat' dan keriuhan lantai dansa ke dalam layar masing-masing," ujar perwakilan dari tim kreatif kolaborasi tersebut.


Bongabonga (atau sering ditulis BongaBonga) adalah unit crossover thrash metal asal Jakarta yang sering disebut sebagai "supergroup" karena formasi anggotanya yang diisi oleh veteran skena ekstrem Indonesia.  

Dibentuk sekitar tahun 2021, band ini membawa napas baru ke skena metal dengan estetik yang lebih berwarna dan santai, kontras dengan citra metal yang biasanya serba hitam dan kelam.

Formasi & Latar Belakang

Band ini digawangi oleh nama-nama besar:


• Daniel Mardhany (Vokal - eks-DeadSquad)  

• Bonny Sidharta (Bass - eks-DeadSquad)  

• Coki Bollemeyer (Gitar - NTRL)  

• Welby Cahyadi (Gitar - Carnivored)  

• Alvin Eka Putra (Drum - NOXA)  

Karakteristik & Karya

• Musik: Memainkan thrash metal cepat dengan elemen party dan lirik yang tetap kritis namun dibalut dengan humor atau sarkasme.  

• Visual: Mereka dikenal dengan penggunaan warna-warna cerah dalam merchandise dan aksi panggung, seperti melempar bola-bola plastik ke arah moshpit.  

• Kolaborasi Unik: Salah satu rilisan terbaru mereka yang cukup mencuri perhatian adalah "Horizon Alam Khayal", hasil kolaborasi dengan 3 Oshi (eks-member JKT48: Ayana, Michelle, dan Yupi) yang memadukan distorsi kasar dengan vokal gaya idol.  

• Lagu Populer: Suara Sudra, Pasukan Berani Mati, dan Balada Bonga.  

Band ini sering dianggap sebagai "proyek bersenang-senang" para personilnya, namun secara musikalitas tetap memiliki intensitas tinggi yang bisa memicu wall of death di setiap penampilannya.


Akun instagram resmi BongaBonga:

https://www.instagram.com/bongabongaatauparty?igsh=dnR6emxubDI2N29y

Kamis, 23 April 2026

ABG

Halo kawan-kawan pergerakan, penikmat musik alternatif, dan seluruh keluarga besar PembakarSalon!

Hari ini, kita kembali mencetak sejarah baru di skena virtual kita. Setelah sekian lama kita terus mendobrak batas, membangun ekosistem mandiri, dan merayakan semangat kolektif di panggung-panggung digital, kami dengan sangat bangga mengumumkan bahwa PembakarSalon telah resmi berkolaborasi dengan ABG Band.


Sinergi ini bukan sekadar pengumuman biasa, melainkan sebuah amunisi baru untuk pergerakan kita. ABG Band akan membawa distorsi dan energi mentah mereka langsung ke tengah-tengah moshpit virtual kita. Bersama-sama, kita akan menciptakan ruang berekspresi yang lebih liar, lebih keras, dan tentunya tetap memegang teguh etos Do-It-Yourself serta kebebasan berekspresi.

Siapkan avatar kalian, panaskan koneksi internet, dan mari kita rayakan pergerakan ini bersama. Pantau terus kanal kami untuk detail jadwal panggung virtualnya. Let's mosh the digital world! 


ABG adalah sebuah supergrup atau proyek musik terbaru dari para musisi senior di skena rock dan punk Indonesia. Nama "ABG" sendiri merupakan singkatan dari inisial para anggotanya, yang merupakan sosok-sosok ikonik di industri musik independen:

Anggota ABG:

• A (Akbar): Drummer dari band Superglad.  

• B (Bagus): Vokalis dan pembas dari band NTRL (Netral).  

• G (Giox): Pembas dari band Superglad.  

Perjalanan Musik:

Band ini resmi dibentuk pada 16 Oktober 2025 di Jakarta Selatan. Meskipun anggotanya adalah "orang lama" yang sudah puluhan tahun melintang di skena musik, mereka hadir dengan energi yang segar dan pendekatan yang seringkali humoris (sering disebut sebagai band "tua-tua keladi").  


Beberapa rilisan mereka yang mulai mencuri perhatian antara lain:

• Single Pertama: Lagu yang membawa pesan tentang gagasan luar biasa dan semangat untuk mewujudkan hal-hal yang dianggap tidak mungkin.

• Single Kedua: "KETI" (Kena Tipu) Dirilis pada Desember 2025, lagu ini memiliki nuansa musik yang lugas dan straightforward, khas karakter musik Bagus NTRL dan personel Superglad.  


Mengapa Mereka Menarik?

Kehadiran ABG cukup spesial bagi para pecinta musik punk dan rock alternatif karena:

1.    Kombinasi Karakter: Penggabungan gaya vokal unik Bagus NTRL dengan groove solid dari duo Superglad (Akbar & Giox).

2.    Skena Independen: Mereka tetap membawa semangat DIY dan kedekatan dengan komunitas, sangat cocok dengan gerakan musik alternatif dan kolektif di Indonesia.


Laman instagram dan tiktok resmi ABG:

https://www.instagram.com/abg_noisesystem?igsh=bXEyd2tmdGMwZWRx

https://www.tiktok.com/@gioxsuperglad?_r=1&_t=ZS-95nWRsDDPPk

PEMUDA PANCASILA ROBLOX

Kolaborasi Epik Pembakarsalon dan Pemuda Pancasila Roblox Merawat Ruang Kolektif Virtual Dunia maya Indonesia tidak pernah kehabisan cerita ...