Noise Session Volume 50
Dunia musik alternatif kembali berdenyut kencang. Baru saja terselenggara sebuah perhelatan sarat energi, Noise Session Volume 50, yang sukses menjadi wadah bagi musisi-musisi dengan semangat do-it-yourself (DIY) untuk menunjukkan taring mereka. Acara yang mengusung semangat kolektif "Heaven Child" ini berhasil menyatukan berbagai elemen dalam satu panggung yang intim dan intens.
Noise Session Volume 50 tidak hanya sekadar konser, melainkan sebuah pernyataan sikap. Menampilkan barisan penampil yang kental dengan estetika underground, acara ini menjadi magnet bagi para pecinta musik yang mendambakan kejujuran dalam berkarya.
Beberapa penampil yang memanaskan suasana antara lain:
* Maitatu: Hadir membawa tajuk Unsilent Tour 2026 langsung dari Kepulauan Riau, mereka membawakan nuansa Necromutant HC Punk yang agresif.
* Seek: Dengan tajuk Mutant HC Punk Tour, mereka melengkapi deretan penampil dengan semangat punk yang membara.
* Pitylittlesuzy: Memberikan variasi warna musik melalui sentuhan Post Grunge yang ikonik.
Acara yang berlangsung di Konton NC pada tanggal 17 Mei ini bukan hanya tentang dentuman musik keras. Slogan yang diusung dalam acara ini dengan tegas menyuarakan nilai-nilai inklusivitas dan perdamaian "No Fascist, No Racist, No Violence, Respect the Space."
Pesan ini menjadi pengingat penting bahwa skena musik alternatif harus tetap menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi siapa saja untuk berekspresi, tanpa rasa takut akan diskriminasi atau kekerasan.
Dengan mengusung tema visual yang provokatif dan futuristik, Noise Session Volume 50 berhasil menangkap kegelisahan zaman sekaligus merayakannya melalui
Bagi mereka yang hadir, malam itu bukan sekadar berakhir saat lampu panggung dipadamkan. Ini adalah bagian dari narasi besar gerakan musik independen yang terus tumbuh, menolak untuk bungkam, dan terus berevolusi di tengah derasnya arus industri musik arus utama.
Akun Instagram:
📸 :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar