
Ada keindahan di balik kerusakan, dan ada harmoni dalam distorsi. Kami dengan bangga mengumumkan bahwa unit eksplorasi audio, Pourriture, akan segera mengambil alih kendali frekuensi di panggung virtual Pembakarsalon.
Bergabungnya Pourriture bukan sekadar penambahan daftar penampil, melainkan sebuah undangan untuk menyelami sisi gelap dari estetika digital. Persiapkan diri Anda untuk sebuah pertunjukan yang akan mengaburkan batas antara kehancuran visual dan intensitas suara. Di ruang virtual ini, kita tidak hanya menonton kita masuk ke dalam ekosistem yang mereka ciptakan. Pantau terus kanal kami agar tidak tertinggal jadwal transmisinya.

Sejak berdiri tahun 2011, Pourriture konsisten di jalur Brutal Death Metal. Namun, yang membedakan mereka dari banyak band sejenis adalah keberanian mereka untuk tidak hanya berkutat pada tema gore atau mistis, melainkan lebih ke arah realitas sosial yang kelam.
Musik mereka dicirikan oleh:
• Riff Gitar yang "Rapat": Permainan gitar yang teknikal namun tetap memiliki alur yang bisa dinikmati untuk moshing.
• Blast Beat Eksplosif: Dentuman drum yang sangat cepat dan presisi menjadi motor utama intensitas musik mereka.
• Vokal Gutural: Karakter vokal yang berat namun tetap memiliki artikulasi yang bisa dirasakan emosinya, terutama saat meneriakkan kritik-kritik sosial.

Album ini menjadi tonggak penting dalam sejarah band. Dirilis oleh Brutal Mind, salah satu label death metal paling disegani secara internasional yang berbasis di Jakarta, album ini menunjukkan kedewasaan mereka.
• Tema Konseptual: Nama albumnya saja sudah menyiratkan kritik terhadap sistem. "Asap Hitam" bisa diartikan sebagai polusi hasil industri atau dampak gelap dari kebijakan penguasa, sementara "Konsorsium" merujuk pada persekutuan elit.
• Kolaborasi Strategis: Kehadiran tokoh-tokoh skena seperti Amenk (ex-Disinfected/Alone at Last) dan Hardy (Nyanknyank/Taring) memberikan warna vokal yang lebih variatif dan mempertegas posisi Pourriture di tengah komunitas musik keras Bandung.

Salah satu alasan mengapa Pourriture memiliki basis massa yang loyal adalah karena kedekatan mereka dengan audiensnya. Mereka sering terlibat dalam acara-acara yang mengusung semangat mandiri dan kolektif.
• Lirik sebagai Senjata: Lagu-lagu seperti "Serdadu Merah Hitam" atau "Sirkus Kapital" bukan sekadar judul keren. Liriknya sering kali membicarakan perlawanan kelas, ketidakadilan, dan kondisi masyarakat bawah.
• Aksi Panggung: Pertunjukan live mereka dikenal sangat energetik. Mereka tidak hanya sekadar bermain musik, tapi juga membangun atmosfer solidaritas di dalam moshpit.

Dengan kualitas produksi rekaman yang setara dengan standar internasional, Pourriture menjadi salah satu wakil Indonesia yang membuktikan bahwa band lokal mampu bersaing di panggung dunia. Bergabungnya mereka dengan Brutal Mind secara otomatis membawa musik mereka didengar oleh kolektor musik ekstrem di Eropa, Amerika, hingga Jepang.
Akun Instagram resmi Pourriture:
https://www.instagram.com/pourrituredm?igsh=dTJjNTkzaHFweHJ3