
Kabar baik untuk kita semua, karena PembakarSalon telah resmi berkolaborasi bersama Turbidity dalam misi memanaskan pentas virtual.
Turbidity adalah salah satu raksasa di kancah musik ekstrem Indonesia, spesifiknya mengusung genre Slamming Brutal Death Metal. Band ini terbentuk di Bandung pada 14 Februari 2008.

Sebagai sesama penggerak di skena musik alternatif bareng kawan-kawan PembakarSalon, nama Turbidity mungkin udah nggak asing lagi di telinga.
Walaupun akar komunitas kami lebih ke arah Punk dan Hardcore, irisan ekosistem underground lokal biasanya tetap bikin nama besar dari ranah ekstrem ini santer terdengar di berbagai tongkrongan atau obrolan gigs.

Berikut beberapa sorotan rekam jejak dari Turbidity:
* Karakter Musik: Mereka dikenal dengan vokal guttural yang khas, tempo downtempo atau slamming yang berat, serta ketukan drum yang sangat intens dan rapat.
* Formasi Ikonik: Band ini identik dengan nama-nama seperti Iko Carbon (Drum), Dada Rosadeath (Vokal), Daniel Turbiyem (Gitar), dan Dmamay (Bass).
* Diskografi Ganas: Turbidity tidak pernah kompromi soal tema dan judul karya. Beberapa rilisan penuh amarah mereka termasuk album Orgies of Sadism (2021) dengan track mematikan seperti "Krokodil", "Mutilasi", dan "Bunuh Diri". Belakangan ini, mereka juga cukup aktif dengan merilis EP Suffering of Human Decapitated (2024) dan sebuah single berjudul License to Kill (2025).

* Eksistensi Panggung: Mereka adalah langganan festival-festival musik cadas berskala besar seperti Hellprint dan Splatter Pit Festival. Turbidity juga sempat melakukan invasi panggung ke luar negeri, salah satunya tampil di Thailand bersama Guttural Disease.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar